artikel

 

GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI RESIDEN DI BALAI REHABILITASI TANAH MERAH SAMARINDA TAHUN 2016

Administrator    23 Februari 2017   

Lia Jeni Artha Simanullang 1., Diba Aulia Wihandini 2., Ervina Silvianingsih Nugraha 2

 

Pengguna narkoba yang direhabilitasi umumnya rawan terhadap permasalahan gizi. Hal ini terkait dengan menurunnya nafsu makan ketika pemakaian narkoba. Penurunan nafsu makan mengakibatkan perubahan berat badan yang berpengaruh terhadap status gizi pengguna. Secara tidak langsung, hal ini terkait dengan pengetahuan tentang gizi, daya terima makan, asupan dan koping. Koping ialah proses yang dilalui individu dalam menyelesaikan situasi stressfull atau merupakan respon individu terhadap situasi yang mengancam dirinya baik fisik maupun psikologi. Koping rendah dapat berpengaruh terhadap cara penanganan situasi yang berdampak buruk seperti pemakaian ulang narkoba (relaps); asupan berlebih ataupun sebaliknya.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi Residen di Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Tanah Merah Kota Samarinda. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Berdasarkan rumus Lemeshow, besar sampel adalah 40 orang pada fase akhir (Re-Entry) dengan teknik purposive sampling. Analisis data digunakan dengan analisis univariat.

 

Hasil penelitian status gizi residen pada fase akhir (Re-Entry) menunjukan sebagian besar residen memiliki status gizi yang normal yaitu sebanyak 26 residen (65.0%), residen dengan status gizi kurang (underweight) sebanyak 1 orang (2.5%), dan residen dengan status gizi lebih sebanyak 13 residen (32.5%).

 

Hasil analisis univariat tingkat pengetahuan gizi residen berada pada tingkat pengetahuan gisi baik yaitu sebanyak 34 residen (85.0%), asupan makanan residen baik asupan energi dan asupan protein berada pada kategori normal yaitu sebanyak 25 residen (62.5%), daya terima makan residen berada pada kategori cukup yaitu 24 residen (60.0%), dan koping yang berorientasi pada emosi residen bersifat adaptif yaitu sebanyak 38 residen (95.0%). sedangkan koping yang berorientasi pada restrukturisasi diri bersifat adaptif sebanyak 34 residen (85.0%).

GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI RESIDEN DI BALAI REHABILITASI TANAH MERAH SAMARINDA TAHUN 2016